Loyalitas Budaya
“Nu lima diopatkeun. Nu opat ditilukeun. Nu tilu
diduakeun. Nu dua, dihijikeun. Nu hiji jadi kasep (Yang lima dijadikan
empat. Yang empat dijadikan tiga. Yang tiga dijadikan dua. Yang dua dijadikeun
satu. Yang satu menjadi tampan)”.
Kalimat itu diucapkan pengajar Filsafat Seni, Prof Yakob
Sumardjo saat mengajar mahasiswa pascasarjana di Sekolah Tinggi Seni Indonesia
(STSI), Kota Bandung. Menurut dia, filsafat Sunda selalu merujuk alam.
Apakah kalimat tadi dikenal di kalangan orang Sunda maka
kini? Mungkin iya, mungkin juga tidak. Mari melihat ke fenomena yang muncul
kini, saat iket menjadi tren di kalangan anak muda. Iket semula digunakan oleh
masyarakat adat, namun sekarang tak lagi demikian. Anak-anak muda dengan
berbagai macam motif dan gaya memakai iket tampak di setiap sudut Kota Bandung.
Ada apakah ini?
Terlalu banyak pertanyaan yang muncul. Tokoh masyarakat
Sunda, Eka Santosa, mengurai sejumlah jawaban yang memungkinkan hal itu
terjadi. Menurut Eka, fenomena ini terjadi secara alami. Ini menunjukkan adanya
kerinduan akan tata nilai-nilai local. “Penyebabnya pada kejenuhan akan modernisasi
yang tidak menyelesaikan masalah. Yang ada malah merumitkan tradisi, sehingga
ada keinginan kembali pada tata nilai tradisional,” katanya.
Iket yang dipakai oleh generasi sekarang adalah sebagai
sebuah identitas. Mereka sengaja menciptakan kekhasan iket yang mereka pakai
untuk menunjukkan siapa mereka. “Padahal, pemakaian iket itu penuh dengan
pemaknaan diri,” ujar Eka.
Dia member contoh di tengah masyarakat Baduy yang menjadikan
iket sebagai identitas diri sejak lampau. Orang bias membedakan dengan mudah
dari Baduy manakah seseorang dilihat dari iket yang dipakainya. Selain itu,
iket juga merupakan komitmen pada diri yang harus terus terjaga.
Budayawan Sunda Nana Munajat menerjemahkan iket sebagai
batasan pada diri yang memakainya. Iket yang dipasang di kepala orang Sunda,
secara filosofis menandakan agar pemakainya tidak ingkah (lepas) dan ngencar
(lepas) dari kasundaan. “Iket itu sebagai ikatan bagi pemakainya,”
ucapnya.
Kebanggaan memakai iket sekarang tinggal diarahkan
pertanggungjawabannya melestarikan budaya local. Namun, tidak bias dimungkiri
iket juga menghadirkan berbagai macam kreativitas gaya memakainya. Dulu,
menurut Nana, dikenal tujuh gaya memakai iket, di antaranya parekos nangka,
lohen, tutup liwet atau julang ngapak, barangbang
semplak, balukar peunggas, sampai, dan kole nyangsang.
“Munculnya banyak gaya memakai iket untuk kreativitas itu sah-sah saja. Karena
iket juga tidak bisa diklaim begitu saja
sebagai milik masyarakat Sunda. Daerah lain juga memiliki. Yang membedakan
hanyalah cara berpikir yang mesti selaras dengan pakaian yang digunakan,” kata
Nana.
(A = Barangbang Semplak), (B = Julang Ngapak), (C = Mahkota Wangsa), (D = Candra Sumirat), (E = Koncer), (F = Kole Nyangsang), (G = Kampung Adat Dukuh), (H = Parekos Jengkol), (I = Parekos Gedang), (J = Parekos Nangka), (K = Kebo Modol), (L = Buaya Ngangsar)
Nana juga mengapresiasi keinginan pemerintah mewajibkan
memakai iket. Namun tidak hanya memakai, diisi pula makna dari iket itu. “Untuk
apa kepala dipakaikan iket kalau isinya tetap ngencar. Fungsi iket itu kan,
agar kita tidak ingkah dari budaya dan agama,“ tutur Nana.
Kalimat yang diucapkan Prof. Yakob Sumardjo tadi sudah
dikenal oleh orang Sunda sejak di masa lampau. Kalimat itu pula yang mudah
diingat ketika melipat kain iket sunda untuk dipasangkan di kepala. Yakob
mengatakan filsafat alam itu pula yang ada dalam iket. Ia menggambarkan iket
itu sebagai mandala (mata angin) yang memiliki pusat di bumi. Itu pula
digambarkan dalam warna-warna dasar iket yang selalu dekat dengan alam. “Ketika
dari lima menjadi satu, maka ia berusaha mendekatkan diri dengan Tuhan yang
satu. Setelah dekat dengan Tuhan, maka pemakainya akan tampan luar dalam,” ucap
Yakob.
Hal senada juga diungkapkan salah seorang pendiri Paguyuban
Sundawani Robby Maulana Dzulkarnaen. Menurut dia, fenomena maraknya pemakaian
iket, khususnya di kalangan anak muda bisa diartikan sebagai tanda bangkitnya
budaya Sunda. Meski ini baru menjadi cirri, tapi diharapkan bisa mendongkrak
kesadaran dalam bertingkah laku. “Malu dengan iket jika ternyata masih berbuat
di luar Kasundaan,” katanya.
Robby melihat fenomena ini menjalari kaum muda. Dengan
begitu, antara kaum muda dan kaum sepuh sama-sama menyandarkan diri.
Iket Kreasi
Kini, tidak hanya warna polos dan mendekati tanah seperti
biru, cokelat, dan putih yang menjadi tren. Iket-iket dengan motif tertentu
dibuat untuk menunjukkan identitas pemakai. Ada yang dilukis atau pun dicetak.
Untuk mempermudah pemakai, iket telah dibuat praktis bak peci. Namun, yang
tetap rajin berkreasi bertahan dengan iket lepasan.
Budayawan Nana Munajat juga membuat iket praktis sejak 2005.
Hanya, dulu Nana menjualnya untuk kalangan tertentu sesuai pesanan. Pemesanan
iket praktis didominasi gaya kole nyangsang, cikerak, kuda ngencar, dan
barangbang semplak. Dengan harga Rp50.000, Nana menerima pesanan minimal 10 buah.
Pesanan pun lalu diproduksi di rumahnya di Jalan Kuta Luhur No. 77, RT 02 RW 08
Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Bandung Barat.
Iket praktis dengan berbagai variasi di luar pola dasar pun
bermunculan. Komunitas Iket Sunda (KIS) yang menanam benih munculnya kreasi
itu. Menurut Ketua KIS, Agus Roche, munculnya pemakaian iket Sunda itu karena
kecintaan anak muda terhadap budaya Sunda. Pemakaian iket itu nantinya tidak
hanya berfungsi merapikan rambut, melindungi kepala, membawa barang, dan
pelindung badan, tetapi juga bisa membuat pemakainya bisa mengikat hawa napsunya.
Soal motif yang
ada dalam iket, Agus membaginya dalam beberapa bagian yaitu pager, modang,
waruga, dan juru. Pager adalah motif yang ada di sekeliling iket. Modang,
bentuk kotak bujur sangkar pada bagian tengah iket. Waruga, bagian tengah iket
yang polos. Sedangkan juru adalah motif yang ada di setiap sudut iket.
Gaya-gaya iket
juga terus bervariasi. Malahan jika pemakai iket memiliki gaya baru, ia akan
memamerkan di komunitas. “Saya berharap tren ini tidak sesaat dan bisa terus
bangga sebagai orang Sund,” ucap Agus.
Info : http://aingkumaha.blogspot.com/2013/01/iket-mengikat-loyalitas-budaya.html
Lokasi:
Bandung, West Java, Indonesia
BUAH SAMOLO ATAU BUAH BISBUL
BUAH SAMOLO ATAU BUAH BISBUL
BISBUL
(Kalimantan) disebut juga sebagai BUAH MENTEGA atau SAMOLO (Jawa Barat)
atau BUAH LEMAK (Melayu), SEMBOLO (Jawa Tengah, Jawa Timur). Di
Philipina disebut sebagaI KAMAGONG, TABANG & MABOLO. Di Thailand
disebut MARIT, sedangkan di dunia internasional dikenal sebagai VELVET
APPLE. Nama latinnya adalah Diospyros blancoi A. DC.
Bisbul memeiliki beberapa keistimewaan, terutama buahnya. Buah berukuran besar, beraroma harum, penampilan cantik, warna buah coklat dan berubah merah-ping saat matang, rasa enak dengan tektur padat tetapi lembut, mirip mentega (karenanya disebut buah mentega), warna buah kuning, dimakan menggunakan sendok, sehingga tidak belepotan di tangan. Ukuran buah tergolong besar (sampai diametre 10-11cm), setara denga "Apel Fuji". Bobot buah bisa mencapai 350 gram.
Bisbul memeiliki beberapa keistimewaan, terutama buahnya. Buah berukuran besar, beraroma harum, penampilan cantik, warna buah coklat dan berubah merah-ping saat matang, rasa enak dengan tektur padat tetapi lembut, mirip mentega (karenanya disebut buah mentega), warna buah kuning, dimakan menggunakan sendok, sehingga tidak belepotan di tangan. Ukuran buah tergolong besar (sampai diametre 10-11cm), setara denga "Apel Fuji". Bobot buah bisa mencapai 350 gram.
VIDEO "NANG NENG NONG" Pakalangan Bojong Tanjung
Video ini adalah Video yang berjudul Nang neng nong tentang Sebuah Konsep kesenian "Dolanan" atau "Kaulinan" yang artinya adalah bermain bersama dengan di iringi nyanyian dan musik yang berirama sehingga menimbulkan Tarian bagi si pelaku Dolanan
VIDEO FINAL FESTIVAL FILM PENDEK PBB (UN)
Pakalangan
Bojong Tanjung adalah wahana bermain dan belajar bagi anak-anak di
Kampung Bojong Tanjung yang terletak di sisi sungai Citarum Bandung,
Indonesia. Film, ini adalah ekspresi mereka dalam merespon kondisi
lingkungan dan binatang yang semakin terancam kelestariannya, sambil
berharap ada kepedulian semua pihak untuk menjaga hutan agar bertahan
lebih lama lagi.
Pakalangan Bojong Tanjung is a playing and learning area for kids in Kampong Bojong Tanjung situated in one side of Citarum river, Bandung, Indonesia. This film shows their expression in responding their environment and animals threatened to be more destroyed. They expect that there will be concern from all parties to keep the forests from their extinction.
For Apreciate this movie please click this link belowed :
https://vimeo.com/58173485
Film ini awalnya berdurasi 90 detik untuk mengikuti UN Forests for People: International Short Film Contest yg ditutup tgl 15 Desember 2012. Pada tgl 2 Januari 2013, Panitia meminta memperpanjang durasi maksimal 5 menit untuk diselesksi menjadi semifinalis hingga tgl 1 Februari 2013. Penjurian akan dilakukan bulan April di Istambul, Turki bersamaan dengan Konferensi Internasional tentang Hutan. Semoga memberi inspirasi untuk berkreasi dan bergerak sejak dini, dan tak ada kata terlambat.
https://vimeo.com/58173485
READMORE
Pakalangan Bojong Tanjung is a playing and learning area for kids in Kampong Bojong Tanjung situated in one side of Citarum river, Bandung, Indonesia. This film shows their expression in responding their environment and animals threatened to be more destroyed. They expect that there will be concern from all parties to keep the forests from their extinction.
For Apreciate this movie please click this link belowed :
https://vimeo.com/58173485
Film ini awalnya berdurasi 90 detik untuk mengikuti UN Forests for People: International Short Film Contest yg ditutup tgl 15 Desember 2012. Pada tgl 2 Januari 2013, Panitia meminta memperpanjang durasi maksimal 5 menit untuk diselesksi menjadi semifinalis hingga tgl 1 Februari 2013. Penjurian akan dilakukan bulan April di Istambul, Turki bersamaan dengan Konferensi Internasional tentang Hutan. Semoga memberi inspirasi untuk berkreasi dan bergerak sejak dini, dan tak ada kata terlambat.
https://vimeo.com/58173485
DELAPAN WATAK DAN SIPAT ORANG SUNDA
Pada
tulisan ini kami ingin mengemukakan pepatah dari leluhur kami (orang
Sunda) yang kami gunakan sebagai rangkuman dari keseluruhan falsafah
perilaku yang baik.
Kami ingat bahwa nasihat orang tua kami itu demikian bunyinya:“Mangkade mun urang ngajalankeun hirup kumbuh kudu cageur, bageur, bener, pinter, singer,tata- titi, nastiti jeung surti”
Terjemahannya:
“Awas kalau kita menjalani hidup bermasyarakat haruslah, sehat, jujur, benar, pintar, cekatan, sopan-santun, tertib dan mengerti”.
Nasihat orang tua itu benar-benar menjadi salah satu pegangan hidup kebanyakan orang Sunda. Alangkah baiknya bila kedelapan pegangan hidup itu , yaitu:
1) Cageur
2) Bageur
3) Bener
4) Pinter
5) Singer
6) Tata-Titi
7) Nastiti, dan
8] Surti
kita bandingkan dengan apa yang diajarkan Allah kepada kita melalui firman-firmannya.
1. CAGEUR
Cageur adalah sehat. Tentu saja dalam menjalankan tugas hidup, beribadah - sesuai dengan tujuan utama manusia diciptakan oleh Allah s.w.t. – adalah agar menjaga kesehatan, baik lahir maupun batin. Kita tidak dapat menjalankan tugas (beribadah) jika tidak sehat. Kesimpulannya seseorang diwajibkan “menjaga diri” dengan sebaik-baiknya.
Firman Allah: " Dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan". (QS-Al Baqarah: 110)
Simaklah ayat-ayat berikutnya:
"Dan peliharalah dirimu daripada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya." (QS- Al Anfal: 25)
"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." (QS- At Tahrim: 6)
Menjaga kesehatan juga mengkonsumsi makanan dan minuman yang baik (halal) dan tidak berlebih-lebihan:
Firman Allah:" Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezkikan kepadamu, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya.(QS- Al Maidah: 88]
Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. (QS- Al A’raaf: 31)
Begitu juga menjaga diri dengan cukup istirahat, menggunakan waktu sesuai dengan sunatullah, siang untuk bekerja, malah untuk istirahat(tidur).
Firman Allah:"Dialah (Allah) yang menjadikan untukmu malam (sebagai) pakaian, dan tidur untuk istirahat, dan Dia (Allah) menjadikan siang untuk bangun berusaha". (QS- Al Furqan: 47)
2. BAGEUR.
Bageur, artinya jujur dan baik. Seseorang harus mempunyai sifat yang jujur dan kebaikan harus ditegakkan, tindakan jujur juga termasuk menegakkan keadilan dan kebenaran.
Firman Allah:" Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu`amalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. Dan hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar. Dan janganlah penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah telah mengajarkannya, maka hendaklah ia menulis, dan hendaklah orang yang berhutang itu mengimlakkan (apa yang akan ditulis itu), dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Rabbnya, dan janganlah ia mengurangi sedikitpun daripada hutangnya. Jika yang berhutang itu orang yang lemah akalnya atau lemah (keadaannya) atau dia sendiri tidak mampu mengimlakkan, maka hendaklah walinya mengimlakkan dengan jujur… "dst.(QS-Al Baqarah: 282)
"Dan jika kamu khawatir akan (terjadinya) pengkhianatan dari suatu golongan, maka kembalikanlah perjanjian itu kepada mereka dengan cara yang jujur. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berkhianat". (QS- Al Anfal: 58]
3. BENER.
Bener adalah benar, kebenaran adalah modal utama untuk menjadi manusia yang baik. Jika bertindak benar maka pasti baiknya, tetapi bertindak baik belum tentu benarnya. Kebenaran ini yang harus ditegakkan, benar, kebenaran (hak) ditekankan pada berpuluh-puluh ayat dalam Al Qur’an, bahkan Al Qur’an itu sendiri adalah sumber kebenaran.
Firman Allah:" Kebenaran itu adalah dari Rabbmu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu. (QS-Al Baqarah: 147). "Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Qur'an dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu," (QS-Al Maidah: 48]
Allah berfirman: "Ini adalah suatu hari yang bermanfa`at bagi orang-orang yang benar kebenaran mereka. Bagi mereka surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; Allah ridha terhadap mereka dan merekapun ridha terhadap-Nya. Itulah keberuntungan yang paling besar". (QS-Al Maidah: 119)
4. PINTER.
Pinter, adalah Pintar, kebalikan dari bodoh. Manusia dituntut untuk meninggalkan kebodohan, menuntut ilmu dan mencari ilmu pengetahuan dengan sebanyak-banyaknya. Al Qur’an sangat menganjurkan bagi seorang Muslim untuk menuntut ilmu pengetahuan dan menggunakan akalnya. Kata-kata berpikir dan berakal sangat banyakditekankan pada ayat-ayat-Nya.
Firman Allah: "Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,"(QS-Ali Imran: 190)
"Hai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majelis", maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS-Al Mujadilah : 8]
Sungguh suatu kekeliruan bila ada kaum agamis yang benci kepada ilmu pengetahuan. Bukan saja kebencian itu sama dengan mencegah manusia untuk menggunakan akalnya. Sehingga ia akan lebih senang manusia tidak bersyukur akan kenikmatan yang diberikan Allah s.w.t. yang sudah menbedakan manusia lebih mulia daripada binatang, akan tetapi kebencian itu menjadi suatu tanda bagaimana kaum agamis tidak tahu berterima kasih akan keberhasilan Ilmu Pengetahuan. Ilmu yang sudah menemukan berbagai macam peralatan modern dan canggih yang sudah banyak digunakan oleh kaum agamis itu sendiri.
Di samping itu, seseorang yang menentang untuk menuntut ilmu pengetahuan tiada berbeda dengan menghasut supaya manusia jangan berterima kasih (bersyukur) kepada Rabbnya, karena kalau manusia mengenyampingkan pemberian Allah s.w.t. yang dinamai akal yang sangat “mahal” harganya, sama saja dengan menghinakan Allah s.w.t.
Seseorang tidak usah khawatir bahwa Ilmu Pengetahuan akan merendahkan derajat agama, bahkan dapat meng-hancurkannya. Masalah ini sudah kita lihat pada pembahasan di muka merupakan sesuatu yang mustahil. Sesungguhnyalah ilmu pengetahuan dan kemajuan di muka bumi ini bukan menjadi tanda bahwa manusia itu semakin mengerti, tetapi semakin jelas ketidak mengertiannya.
Bila teknokrat-teknokrat Barat sering mencari pengetahuan tentang ilmu ghaib dan dzat-dzat halus dari bangsa India (Hindu), ilmu yang tidak mudah ditiru oleh siapapun juga sebelum mempelajarinya, maka itu berarti bahwa dia tidak berani untuk memandang rendah kepada bangsa Timur.
Kita akui bahwa bangsa kita sudah tertinggal jauh oleh bangsa Barat dalam hal teknologi, tetapi ini bukan menjadi bukti bahwa orang Timur Kuna memiliki ilmu yang lebih rendah dari kemajuan Barat pada masa kini.
Walaupun bagaimana, tidak bisa dibantah bahwa bangsa Timur memiliki perasaan dan harga diri yang kita sendiri tidak mengerti, yaitu perasaan tidak puas bila melupakan Dzat Yang Maha Kuasa, yang juga tidak dimengerti oleh kita.
5. SINGER.
Singer, artinya terampil, produktif dalam berkarya, banyak keahlian, pada prinsipnya manusia Sunda dituntut untuk bekerja dan berkarya. Dalam bahasa Sunda sekarang adalah “rancage”, artinya “terampil”. Dalam hal ini leluhur Sunda menganjurkan agar warganya mempunyai keterampilan (skill) untuk menjalani hidup yang banyak tuntuntan dan tidak mudah ini. Keterampilan memang sesuatu jalan untuk ikhtiar dalam beribadah kepada Allah s.w.t. Setiap manusia dianjurkan untuk berusaha dan berkarya.
Firman Allah:"Untuk kemenangan serupa ini hendaklah berusaha orang-orang yang bekerja." (Q.S. Ash Shafaat:61). "Dialah(Allah) yang menjadikan untukmu malam (sebagai) pakaian, dan tidur untuk istirahat, dan Dia (Allah) menjadikan siang untuk bangun berusaha".(Q.S. Al Furqaan: 47)
Jelaslah ayat di atas menganjurkan untuk kita selalu bekerja dan berusaha, tiada lain kunci kesuksesannya adalah “singer” alias “terampil”.
6. TATA-TITI.
Tata-titi, adalah tata-krama atau sopan-santun, seseorang yang sehat, jujur, benar, pintar dan terampil jika lupa akan sopan-santun (etika) maka hidupnya tidak akan disenangi orang. Falsafah ini lengkapnya TATA-TITI, DUDUGA PERYOGA, segala perilaku menggunakan sopan-santun dan etika yang benar.
Firman Allah: "Dan perempuan-perempuan tua yang telah terhenti (dari haid dan mengandung) yang tiada ingin kawin (lagi), tiadalah atas mereka dosa menanggalkan pakaian mereka dengan tidak (bermaksud) menampakkan perhiasan, dan berlaku sopan adalah lebih baik bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui". (QS-An Nur: 60)
"Apabila kamu dihormati dengan suatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik, atau balaslah (dengan yang serupa). Sesungguhnya Allah memperhitungkan segala sesuatu. Sesungguhnya Allah memperhitungkan segala sesuatu. "(QS-Anisaa: 86)
"Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil (yaitu): Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat baiklah kepada ibu bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin, serta ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia, dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Kemudian kamu tidak memenuhi janji itu, kecuali sebahagian kecil daripada kamu, dan kamu selalu berpaling".(Q.S. Al Baqarah: 63)
7. NASTITI.
Nastiti artinya tertib. Tertib dalam bertindak, tertib berperilaku dan menjaga ketertiban adalah salah satu modal utama untuk mencapai keberhasilan dalam berkarya. Bertindak tertib artinya mengikuti suatu peraturan yang benar serta tidak melanggarnya.
Firman Allah: "Kemudian Kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat (peraturan) dari urusan (agama) itu, maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui. "(QS- Al Jaatsiyah: 18]
Dan demikianlah, Kami telah menurunkan Al Qur'an itu sebagai peraturan (yang benar) dalam bahasa Arab. Dan seandainya kamu mengikuti hawa nafsu mereka setelah datang pengetahuan kepadamu, maka sekali-kali tidak ada pelindung dan pemelihara bagimu terhadap (siksa) Allah. (QS- Ar R’ad: 37)
8. SURTI.
Surti artinya bijak, mengetahui dengan cepat terhadap maksud orang lain walaupun hanya dengan isyarat, sehingga ia akan bertindak bijak dan mampu memutuskan sesuatu dengan bijaksana dan adil.
Firman Allah: "Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat." (QS- An Nisa: 58]
"Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran". (QS- An Nahl: 90)
Dan akhirnya simaklah ayat berikut ini:
"Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. "(QS- Al Mumtahanah:8]
Demikianlah bahasan kami akan nasihat leluhur kami khususnya, masyarakat Sunda pada umumnya. Akhiurul kalam semoga apa yang kami kemukakan di sini diridhai Sang Pencipta Allah s.w.t., karena kebenaran hanyalah daripadaNya dan kekeliuran adalah milik kami.
Semoga bermanfaat dan berfaedah bagi kita semua.
Lokasi:
Bandung, Indonesia
TRIK MENINGKATKAN PAGERANK DAN BACKLINK
Cara Cepat Menaikan Pagerank dan Backlink
Nah, pada posting kali ini saya akan Berbagi Tips bagaimana sih menaikkan Pagerank blog kita,,
Artikel ini sangatlah bermanfaat buat teman-temane blogger yang ingin menaikkan Ranking Pageranknya agar lebih tinggi lagi dari sebelumnya,,
dan juga buat teman-teman blogger yang pageranknya masih 0..
Trik ini saya dapatkan Ketika saya blogwalking ke situs blog teman,,
sebelumnya saya tidak percaya trik ini akan berhasil,,
tapi ketika say coba ke blog saya yang lain,, ternyata memang trik ini bener-bener ampuh..
Pagerank Blog menjadi naik, dan Blog ini pun ikut naik pagerank gara-gara trik ini juga,,
Jika Menurut saya, Trik ini wajib hukumnya bagi semua blogger..
karena dengan trik ini juga kita bisa mendapat Ribuan Backlink Natural, dan dampaknya sangat dahsyat buat visitor blog..
visitor blog yng tadinya sepi bisa membludak karena efek backlink dari trik ini,..
lalu bagaimanakah triknya??
Triknya cukup simple lho teman-teman,,
teman-teman hanya tinggal copy paste link yang berada di bawah ini,,
dengan syarat teman-teman harus menghapus link pada peringkat 1 dari daftar,,
Kemudian pindahkan yang tadinya nomor 2 menjadi nomor 1, nomor 3 menjadi nomor 2, nomor 4 menjadi nomor 3, dst. Kemudian masukan link blog teman-teman sendiri pada urutan paling bawah ( nomor 10).. Posting di Blog teman-teman Dan yang penting juga silahkan ajak teman-teman blogger yang lain untuk mengikuti cara ini serta sebarkan cara ini ke semua teman yang punya blog, baik blog versi Blogspot, Wordpress, mywapblog Dll.
Jika teman-teman mampu mengajak lima orang saja untuk mengcopy artikel di posting blog teman-teman,, maka jumlah backlink yang akan didapat adalah sebagai berikut:
• Posisi 10, jumlah backlink = 1
• Posisi 9, jumlah backlink = 5
• Posisi 8, jumlah backlink = 25
• Posisi 7, jumlah backlink = 125
• Posisi 6, jumlah backlink = 625
• Posisi 5, jumlah backlink = 3,125
• Posisi 4, jumlah backlink =15,625
• Posisi 3, jumlah backlink = 78,125
• Posisi 2, jumlah backlink = 390,625
• Posisi 1, jumlah backlink = 1,953,125
Dan nama dari alamat blog dapat dimasukan kata kunci yang teman-teman inginkan,
yang juga bisa menarik perhatian untuk segera diklik.
Dari sisi SEO teman-teman sudah mendapatkan 1,953,125 backlink gratis! dan efek sampingnya adalah meningkatnya Trafik blog kita serta Meningkatnya Pagerank Blog kita!
jika pengunjung downline mengklik link teman-teman maka teman-teman juga mendapat traffik tambahan..
Penting
Saya sangat menyarankan agar teman-teman mencoba cara ini dan silakan copy paste tulisan ini dan kemudian posting di blog teman-teman dan kemudian sebarkan Cara Menaikkan Pagerank ini ke teman-teman logger lainnya.. Ingat! Hilangkan link nomor 1 dan masukan alamat blog teman-teman pada nomor 10...
Okeh teman-teman,, demikian trik dari saya tentang cara menaikkan pagerank Blog kita,,
Jika teman-teman tidak melakukan trik ini,, maka saya jamin teman-teman akan sangat Rugi!
karena trik ini sudah terbukti berhasil di blog-blog yang menggunakan trik ini,,
lalu tunggu apa lagi?? kita semua pasti menginginkan Pagerank Blog kita naik kan?
oleh karena itu,, jangan ragu-ragu,...!
ayo repost Trik ini dan dapatkan Ribuan backlink dan Meingkatnnya Ranking Pagerank,,. :)
Ayo ke TKP sekarang!
Artikel ini sangatlah bermanfaat buat teman-temane blogger yang ingin menaikkan Ranking Pageranknya agar lebih tinggi lagi dari sebelumnya,,
dan juga buat teman-teman blogger yang pageranknya masih 0..
Trik ini saya dapatkan Ketika saya blogwalking ke situs blog teman,,
sebelumnya saya tidak percaya trik ini akan berhasil,,
tapi ketika say coba ke blog saya yang lain,, ternyata memang trik ini bener-bener ampuh..
Pagerank Blog menjadi naik, dan Blog ini pun ikut naik pagerank gara-gara trik ini juga,,
Jika Menurut saya, Trik ini wajib hukumnya bagi semua blogger..
karena dengan trik ini juga kita bisa mendapat Ribuan Backlink Natural, dan dampaknya sangat dahsyat buat visitor blog..
visitor blog yng tadinya sepi bisa membludak karena efek backlink dari trik ini,..
lalu bagaimanakah triknya??
Triknya cukup simple lho teman-teman,,
teman-teman hanya tinggal copy paste link yang berada di bawah ini,,
dengan syarat teman-teman harus menghapus link pada peringkat 1 dari daftar,,
Kemudian pindahkan yang tadinya nomor 2 menjadi nomor 1, nomor 3 menjadi nomor 2, nomor 4 menjadi nomor 3, dst. Kemudian masukan link blog teman-teman sendiri pada urutan paling bawah ( nomor 10).. Posting di Blog teman-teman Dan yang penting juga silahkan ajak teman-teman blogger yang lain untuk mengikuti cara ini serta sebarkan cara ini ke semua teman yang punya blog, baik blog versi Blogspot, Wordpress, mywapblog Dll.
- Alfacroon
- Trik-Gue
- Pabrik Info
- Lagu Batak...Horass!!!!
- Nikmati Hidupmu Kawan
- Kunci Gitar & Lirik Pas Banget
- Free Download Movies tian
- Dollar Gratis dari Tian
- PAKALANGAN BOJONG TANJUNG
Jika teman-teman mampu mengajak lima orang saja untuk mengcopy artikel di posting blog teman-teman,, maka jumlah backlink yang akan didapat adalah sebagai berikut:
• Posisi 10, jumlah backlink = 1
• Posisi 9, jumlah backlink = 5
• Posisi 8, jumlah backlink = 25
• Posisi 7, jumlah backlink = 125
• Posisi 6, jumlah backlink = 625
• Posisi 5, jumlah backlink = 3,125
• Posisi 4, jumlah backlink =15,625
• Posisi 3, jumlah backlink = 78,125
• Posisi 2, jumlah backlink = 390,625
• Posisi 1, jumlah backlink = 1,953,125
Dan nama dari alamat blog dapat dimasukan kata kunci yang teman-teman inginkan,
yang juga bisa menarik perhatian untuk segera diklik.
Dari sisi SEO teman-teman sudah mendapatkan 1,953,125 backlink gratis! dan efek sampingnya adalah meningkatnya Trafik blog kita serta Meningkatnya Pagerank Blog kita!
jika pengunjung downline mengklik link teman-teman maka teman-teman juga mendapat traffik tambahan..
Penting
Saya sangat menyarankan agar teman-teman mencoba cara ini dan silakan copy paste tulisan ini dan kemudian posting di blog teman-teman dan kemudian sebarkan Cara Menaikkan Pagerank ini ke teman-teman logger lainnya.. Ingat! Hilangkan link nomor 1 dan masukan alamat blog teman-teman pada nomor 10...
Okeh teman-teman,, demikian trik dari saya tentang cara menaikkan pagerank Blog kita,,
Jika teman-teman tidak melakukan trik ini,, maka saya jamin teman-teman akan sangat Rugi!
karena trik ini sudah terbukti berhasil di blog-blog yang menggunakan trik ini,,
lalu tunggu apa lagi?? kita semua pasti menginginkan Pagerank Blog kita naik kan?
oleh karena itu,, jangan ragu-ragu,...!
ayo repost Trik ini dan dapatkan Ribuan backlink dan Meingkatnnya Ranking Pagerank,,. :)
Ayo ke TKP sekarang!
Read more: http://razya4greatlife.blogspot.com/p/trik-meningkatkan-pagerank-blog.html#ixzz2INvBzUGK
Igun Prabu For PBT
LOGO PAKALANGAN BOJONG TANJUNG
Filosofi:
Lambang/Logo
mencerminkan wahana bermain, baik permaianan anak maupun permainan seni yang
ramah dan menyenangkan dalam mencapai tujuan dari visi misi Pakalangan Bojong
Tanjung (PBT) dengan ikon pohon teduh dan ayunan yang bergerak dinamis.
Teks: Tulisan kecil “stay awake and” dengan
jenis huruf MV Boli berwarna orange, hijau tua dan hijau muda. Sedang “play” dengan jenis huruf Script MT Bold
berwarna biru muda. Warna oranye fokus
pada kata stay, hijau tua pada awake, hijau muda pada and dan biru muda pada play sebagai keragaman bentuk kegiatan
dalam tag line di bawahnya: ‘Pakalangan
Bojong Tanjung’ berwarna coklat tua dengan jenis huruf Calibri.
Pencipta
Lambang/Logo : Igun Prabu dan Apip, S.Sn., M.S.n.
KARINDING
KARINDING DI BOJONG TANJUNG
Karinding mangrupa salah sahiji alat musik tiup tradisional Sunda, eta Karinding teh alat pikeun ngusir hama di sawah. Sora anu dihasilkeun tina ke leterna jarum karinding kaitung sora nu handap low decible. Sorana dihasilkeun tina ditabeuha gagang karinding jeung tungtung curuk nu ditepak-tepakkeun. Eta sora nu kaluar teh ngan kadenge ku sabangsa sasatoan insekta, kayaning wereng, simeut, jangkrik, atawa oge ku manuk, jeung sajabana. Kiwari eta sora teh disebutna ultrasonik. Salian ti ngusir hama, mangpaat karinding oge pikeun ngabeberah maneh, sangkan betah waktu jaga sawah atawa huma. Sangkan jadi wirahma, carana karinding ditabeuhna ku cara ditiup ku baham. Kiwari, nabeuh karinding diinovasi dibarungan ku pakakas musik sejenna.
Tah di pakalangan Bojong Tanjung kesenian karinding dijadikeun salah sahiji kurikulum pendidikan ketrampilan pikeun barudak dina waragad ieu pakalangan bojong tanjung baris gawe bareng jeung karinding Rahayu anu geus boga kagiatan kaparigelan karinding
ka sadayana anu resep kasenian karinding mangga di Pakalangan bojong tanjung didinya tiasa urang sasarengan ngembangkeun kesenian Karinding eta Cag Ah !!
BEDA ANTARA CINTA,SUKA DAN SAYANG
Dihadapan orang yang kau cintai,
Musim dingin berubah menjadi musim semi yang indah
Dihadapan orang yang kau sukai,
Musim dingin tetap saja musim dingin,hanya suasananya lebih undah sedikit
Dihadapan orang yang kau cintai
Jantungmu tiba-tiba berdebar lebih cepat
Dihadapan orang yang kau sukai,
Kau hanya merasa senang dan gembira saja.
Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kau cintai,
Matamu berkaca-kaca
Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kau sukai,
Engkau hanya tersenyum saja
Dihadapan orang yang kau cintai,
Kata-kata yang keluar berasal dari perasaan yang terdalam
Dihadapan orang yang kau sukai
Kata-kata hanya keluar dari pikiran saja.
Jika orang yang kau cintai menangis,engkaupun akan ikut menangis disisinya
Jika orang yang kau sukai menangis,engkau hanya menghibur saja.
Perasaan cinta itu dimulai dari mata sedangkan rasa suka dimulai dari telinga.
Jadi jika kau mau berhenti menyukai seseorang,cukup dengan menutup telingga,
Tapi apabila kau mencoba menutup matamu dari orang yang kau cintai,cinta itu
berubah menjadi tetesan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu
yang cukup lama.
"Tetapi selain rasa suka dan rasa cinta… ada perasaan yang lebih mendalam,yaitu
rasa saying…rasa yang tidak hilang secepat rasa cinta.Rasa yang tidak mudah
berubah.
Perasaan yang dapat membuatmu berkorban untuk orang yang kamu sayangi.Mau
menderita demi kebahagiaan orang yang kamu sayangi.Cinta ingin memiliki,tetapi
sayang hanya ingin melihat orang yang disayanginya bahagia….walaupun harus
kehilangan.
ditulis dan di pos kan untuk kepentingan Pakalangan bojong tanjung
oleh Siti khadijah (Bendahara Pakalngan Bojong Tanjung)
untuk sharing dan berbagi ilmu hubungi saya
fb : Meycha Cutez
tw : @meychadisini
em: siti_thea88@yahoo.com
READMORE
Musim dingin berubah menjadi musim semi yang indah
Dihadapan orang yang kau sukai,
Musim dingin tetap saja musim dingin,hanya suasananya lebih undah sedikit
Dihadapan orang yang kau cintai
Jantungmu tiba-tiba berdebar lebih cepat
Dihadapan orang yang kau sukai,
Kau hanya merasa senang dan gembira saja.
Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kau cintai,
Matamu berkaca-kaca
Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kau sukai,
Engkau hanya tersenyum saja
Dihadapan orang yang kau cintai,
Kata-kata yang keluar berasal dari perasaan yang terdalam
Dihadapan orang yang kau sukai
Kata-kata hanya keluar dari pikiran saja.
Jika orang yang kau cintai menangis,engkaupun akan ikut menangis disisinya
Jika orang yang kau sukai menangis,engkau hanya menghibur saja.
Perasaan cinta itu dimulai dari mata sedangkan rasa suka dimulai dari telinga.
Jadi jika kau mau berhenti menyukai seseorang,cukup dengan menutup telingga,
Tapi apabila kau mencoba menutup matamu dari orang yang kau cintai,cinta itu
berubah menjadi tetesan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu
yang cukup lama.
"Tetapi selain rasa suka dan rasa cinta… ada perasaan yang lebih mendalam,yaitu
rasa saying…rasa yang tidak hilang secepat rasa cinta.Rasa yang tidak mudah
berubah.
Perasaan yang dapat membuatmu berkorban untuk orang yang kamu sayangi.Mau
menderita demi kebahagiaan orang yang kamu sayangi.Cinta ingin memiliki,tetapi
sayang hanya ingin melihat orang yang disayanginya bahagia….walaupun harus
kehilangan.
ditulis dan di pos kan untuk kepentingan Pakalangan bojong tanjung
oleh Siti khadijah (Bendahara Pakalngan Bojong Tanjung)
untuk sharing dan berbagi ilmu hubungi saya
fb : Meycha Cutez
tw : @meychadisini
em: siti_thea88@yahoo.com
IF I HAVE A THOUSAND HAND
If
I have a Thousand Hand
To day is special day, when the sun
sprayed in horizon east that most softly shine to all beings in this universe,
when the air blow easily throgh the forrests, when the birds stats singging in
the early morning without any machines that make some noise, it’s become a
harmony of life that make very special
day.
I write this words to all beings that had a feel inside them heart to know about a word of affection, love, to make they know
about immolation words, mutual, honestly, sincere, patiently, firmly, diligently,
spirit, hard work, understand, tactfully and even a thousand of wise wors that would
motivated them to enjoy their life, to gave them a fact that life is so beautifull.
For you who had every
characteristic as same as your creater, there was a message for you all that
want to tell for you that “ in this second, don’t waste your bodies and your
souls to becoming whole one, to sail through the journeys of life are so
tiring. Prepare a thousand supplies for those journeys with a thousand words
that was you learning of. It’s not capable instead when we said “why are we
become like this, why are you like that, what’s the point, how to complete
this?” there are many question that mention inside your heart until you burried
down the answer that was mention inside your deepest heart.
There a few light that honedstly
given to “mutualy”. There is a contemplation about life, what have done and ow
about next?. When this words written was speak by The Precidents, Ustadzs,
Masters, economists, politicans, cultural observers, students, workers, and even
the babies who wants to know a sounds, or either wishes from their Lord, the
tears fall down from their beautifull eyes. For all of you who has give two
eyes, one mouths, minds, and brains. Whole one our minds and our hearts then we
can hear that low sounds. If only you could cry for Him, then he can wipe out
those tears with his tender hand, if only you beg in front of him that you
don’t know how abut his shape, then he will crying, accepted your deeply
honest.
My friend, there not much words can
i tell for you. But, if you can read
this written, honest deep inside of my heart, I will always pray for all of us
to be safe to reach the place that was prepared for us. With a tools to help
that journey that is Kindness, Love, Honest, Sincere, and mildness. Drop out
your tears, because when i write this, even i don’t know who you are, what you
are, how you are, and even we can se each other, but only this souls on this
words always joining in.
If I Have A Thousand Hands, i’ll
fill every handful with a title that I ever have around this Journey in this
World. But what a power that i never have, i’m not perfect. I’m nly an ordinary
human. I have a weakness When had been shown up with that things, hen i need
those essence or energy which it’s ready to tighter my handful.
Cry honestly my friend, because
when you cry, he was prepare your gift, take it for all of us...
Bandung, Indonesia
December, 26, 2012
Written By Yuli Anggraini, S.Sn
In A Dream of A Long Journey
Video Our Little World
Sebuah Film hasil karya Pakalangan Bojong Tanjung yang didedikasikan untuk seluruh umat manusia yang mencintai dan berusaha melestarikan kelestarian Hutan dan film ini tela di ikutsertakan pada festival film pendek yang diselenggarakan oleh Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) dengan tema Forest for people pada saat konferensi hutan bulan April 2013 di istanbul
KAULINAN BARUDAK
Mangrupa-rupa
kaulinan barudak baheula hususna di tatar sunda, nu kungsi karandapan
jeung katungkulan ku diri pribadi baheula keur leutik keneh numana
kaulinan nu ieu hususna di lembur pribadi kalolobaanana geus teu kaciri
deui dilakonan ku barudak ayeuna, ngan sakumaha nu kauninga ku urang
sadayana, dina kaulinan sunda mah, kawilang kumplit malihanan katelah
cawokahna, nu matak urang sunda mah teu weleh heureuy jeung heureuy,
jeung tara asa-asa, malahan batur heureuy sorangan nepikeun ka
leweh/ceurik alatan ku eta pangheureuyan. samodel lagu ngocok sangkang
leweh (cok leweh), kareta api buatan jepang, ayang-ayang gung,
oray-orayan,,, jeung rea-rea deui. ngan eta kaulinan biasana di hiji
wewengkon jeung wewengkon nu lianna sok aya nu beda, boh dina
ngamaenkeunana boh dina eusina, ngan ngaranna mah sok sarua.
ieu seratan mangrupakeun
bubuka atuh sim kuring pribadi sateuacana neda panghapuntena boh
kapayuna bilih aya hiji bahasan perkawis ieu kaulinan anu kawilang cawokah, taya sanes hal eta dimana ku sim kuring dipintonkeun kapayunna, nyatana pikeun
nginget-nginget sangkan teu pareum ieu kaulinan teh hususna di tatar
sunda. da gening barudak kiwari mah pangulinannana teh teu jauh jeung
anu modern, malahan geus teu aheng deui maranehna sapopoena ulinna di
hareupeun monitor atawa tipi, samodel game online, ps, lalajo VCD atawa
DVD, jeung rea-rea deui,,,
Harita
pernah kadatangan ku budak SMP Kelas 3, meunang tugas ti guruna, kudu
nyebutkeun tur kudu bisa nyaritakeun kaulinan barudak kudu aya 15 rupa
contona, puguh haying seuri
dina eusina teh : Playstation, Nintendo, jeung sajabana kaulinan budak
jaman ayeuna, nu baheula mah geus kapopohokeun, ……
Mangrupa-rupa
kaulinan barudak baheula hususna di wewengkon sunda, nu kungsi
karandapan jeung katungkulan ku diri pribade baheula keur leutik keneh
numana kaulinan nu ieu hususna di lembur pribadi kalolobaanana geus teu
kaciri deui dilakonan ku barudak ayeuna, diantarana :
1. Gatrik
2. Sorodot Gaplok
3. Kastik
4. Ucing beling
5. Ucing Jidar
6. Ucing Juru
7. Ucing Sumput
8. Ucing Boy / Boy-boyan
9. Ucing Dua Lima ( 25 )
10. Ucing Toktar
11. Ucing Juru
12. Oray-orayan
13. Dam-daman
14. Dodombaan
15. Beberesan
16. Nininjaan (make sarung)
17. Endog-endogan
18. Galah
19. Gatrik
20. Maen langlayangan
21. Moro Langlayangan
22. Ngadu Bandring
23. Ngadu Kenteng
24. Ngadu Jangkrik
25. Ngadu Kaleci
26. Ngadu Hayam / Hahayaman (Hahayamanna make jempol)
27. Ngadu Karet
28. Ngadu gambar
29. Ngala Simeut ( Biasana keur usum pare geus dibuat)
30. Ngurek (biasana keur usum pare karek tandur)
31. Ngadamar
32. Encrak (biasa dilakonan ku barudak awewe)
33. Sapintrong (biasa dilakonan ku barudak awewe)
34. Anyang-anyangan (biasa dilakonan ku barudak awewe)
35. Congklak
36. Pacici-cici putri … (aya tuluyanana, bari dilagukeun)
37. Hansip-Hansip Penjaga … (aya tuluyanana, bari dilagukeun)
38. Perepet jengkol (aya tuluyanana, bari dilagukeun)
39. Punten, mangga … (aya tuluyanana, bari dilagukeun)
410. Bang-bang kalima-lima gobang … (aya tuluyanana, bari dilagukeun)
411. Tong mali-liyatong … (aya tuluyanana, bari dilagukeun)
jJeung masih loba jenis kaulinan lain lain sejenna
Igun Prabu for PBT
jJeung masih loba jenis kaulinan lain lain sejenna
Igun Prabu for PBT
Lokasi:
Bandung, Indonesia
Lagu jeung kaulinan Barudak Sunda di Tanah Parahyangan Kakasih
1. Ucang ucang angge
mulung muncang ka parangge
digogog ku anjing gede
anjing gede nu Pa Lebe
ari gog gog cungungung
2. Trang trang kolentrang
si londok paeh nundutan
mesat gobang kabuyutan
tikusruk kana durukan
3. Tongtolang nangka
kawinan bapa
poe salasa
teu beja-beja
aduh aduh si bapa
teungteuingeun ka ema
bapa mah suka suka
jeuh nu ngora
4. Yu batur urang ulin ka Cibadak
ah embung sieuna badak nu kamari
geus euweuh geus dibedil ku si Jendil
Ndil ndilong si Jending dirawu kelong
5. Perepet jengkol jajahean
kadempet konxxx jejeretean
6. Pa Deong Pa Deong
pangmukakeun lawang angin
7. Cing cangkeling
manuk cingkleung cindeten
plos ka kolong
bapa Satar buleneng
8. Tokecang tokecang
malik pendil tosblong
angeun kacang angeun kacang
sapariuk kosong
9. Aya hiji kurung
pinuh ku japati
japati kaluar
disada uok uokan
Alim karamana
alim ka ibuna
hoyong kaputrana
nu centik bulu socana
10. Colenak beuleum peuyeum digulaan
awas bom batok (2x)
rebu rebu rada nyentok (2x)
leumpangna dicentok centok (2x)
sieun nincak tai kotok
11. Blung blong
tampelet tampa gelom
lalamis bulu maung
cerentel cantel
pakuong doblus
12. Tat tit tut
daun kanyere (kaliki)
saha nu hitut budak awewe (lalaki)
dibawa kasaung butut
balikna ngaburusut
13. Abdi teh ayeuna
gaduh hiji boneka
teu kinten saena
sareng lucuna
Ku abdi dierokan
erokna sae pisan
sumangga tingali
boneka abdi
Kaulinan 1. Ambila-ambilan
Ambil-ambilan turuktuk hayam samantu
saha nu di ambil
kami mah budak pahatu
purah nutu purah ngejo
purah ngasakan baligo
purah tunggu bale gede
nyerieun sukuna kacugak ku kaliage
aya ubarna urat gunting sampurage
tiguling nyocolan dage.
2.Cingciripit
Cingciripit
tulang bajing kacapit
kacapit ku bulu pare
bulu pare seuseukeutna
jol Pa Dalang
mawa wayang jrek-jrek nong.....
3.Lalandakan
Landak landak sonari
kop cau kop tiwu
hakaneun sia janari
bekel miang ka batawi
kop jurig jarian
kop jurig tangkod
kop jurig pacilingan
kop jurig onom......
4.Oray-orayan
Oray orayan
luar leor mapay sawah
tong ka sawah
parena keur sedeng beukah
Oray-orayan
laur leor mapay leuwi
tang ka leuwi
di leuwi loba nu mandi
Oray-orayan
oray naon, orya bungka, bungka naon, bungka laut
laut naon, laut dipa, dipa naon,...dipandeuriiiii...
Kakawihan Barudak
1. Ayang-ayanggung
Ayang-ayanggung
gung goongna rame
menak ki Wastanu
nu jadi wadana
naha maneh kitu
tukang olo-olo
loba anu giruk
ruket jeung kompeni
niat jadi pangkat
katon kagorengan
ngantos kanjeng dalem
lempa lempi lempong
ngadu pipi jeung nu ompong
jalan ka batawi ngemplong
2.Margaluyu
Bang-bang kalima lima gobang, bang
bangkong di tengah sawah, wah
wahai tukang bajigur, gur
guru sakola desa, sa
saban poe ngajar, jar
jarum paranti ngaput, put
putri nu gareulis, lis
lisung kadua halu, lu
luhur kapal udara, ra
ragrag di Jakarta, ta
taun opat hiji, ji
haji rek ka mekah, kah
kahar tujuh rebu, bu
buah meunang ngala, la
lauk meunang nyobek, bek
beker meunang muter, ter
terus ke Citapen, pen
pena gagang kalam, lam
lampu eujeung damar, mar
mari kueh hoho, ho
hotel pamandangan, ngan
ngantos kangjeng dalem, lem
lempa lempi lempong
ngadu pipi jeung nu ompong
3.Ole-ole Ogong
Ole-ole ogong
melak cabe di tarogong
dihakan ku mebe ompong
diteang kari sapotong
au au aheng
beuleum cau tutung geheng
embe embe domba
anak sapi tutunggulan
ema ema weya
si sahi kabuhulan
hayang geura diinuman
embe embe domba
anak sapi tuntunggulan
ema ema weya
si sahi pupundukan
ku baturna ditumbukan
4.Rat-rat Gurisat
Rat rat gurisat
nini engrat paeh tiselap
tiselap kana kuciat
dibura ku laja tuhur
laja tuhur meunang ngunun
meunang ngunun tujuh taun
kadalapan diburakeun
nyeh prot...nyeh prot...nyehhhh prrroootttttt.
Lokasi:
Bandung, Indonesia
Pakalangan Bojong Tanjung
I. LATAR BELAKANG
Menari dan bernyanyi
Melukis hidup sejuta warna
Menari dan bernyanyi
Memberi warna dengan kuas cinta
Seringkali batin kita dipenuhi pertanyaan-pertanyaan menggelitik yang tak puas dengan suatu jawaban. “Siapa aku? Apa tujuan hidupku? dan Bagaimana kita menjalani hidup? Jawaban yang memuaskan secara batiniah dari pertanyaan-pertanyaan filosofis seperti itu tidaklah cukup dengan hanya menyodorkan sejumlah retorika. Apalagi jika pertanyaan-pertanyaan seperti itu dilontarkan secara polos dan lugu oleh anak-anak dengan bentuk dan struktur kalimat yang lebih sederhana.
Jawaban yang mereka perlukan bukanlah teori dan retorika yang jlimet, melainkan contoh-contoh dalam kehidupan yang riil dan sederhana. Menari, bernyanyi dan bermain adalah dunia yang mereka pahami, dunia yang penuh dengan keceriaan dan kehangatan untuk menumbuhkan optimisme dalam meraih sejuta impian. Metode seperti ini sebenarnya juga terukir dan terpahat dalam banyak kearifan lokal setiap suku bangsa, tak terkecuali suku Sunda. Sayangnya kearifan-kearifan lokal tersebut semakin hari semakin samar tertimbun sampah globalisasi, karena glamoritas materialnya telah lebih dulu menyilaukan mata kita sehingga spirit globalisasinya luput tertangkap secara ajeg.
Berpijak dari pemikiran tersebut, maka pada tahun 2010 dibentuklah kelompok bermain dan berlatih yang terus berkembang hingga pertengahan 2012 ini dibentuk “Pakalangan Bojong Tanjung” sebagai wahana untuk menggali dan menemukan kembali spirit dan tekstur dari pahatan-pahatan kearifan lokal Sunda. Pakalangan adalah kosakata bahasa Sunda yang bisa dimaknai dalam bahasa Indonesia sebagai area permainan atau adu ketangkasan.
Sedangkan Bojong Tanjung adalah nama kampung yang menunjuk pada letak geografis maupun kultural tempat pakalangan tersebut berada, yaitu di pinggir sungai Citarum. Dengan spirit di atas, Pakalangan Bojong Tanjung dibangun sebagai wahana untuk menggali dan menggumuli kearifan lokal budaya Sunda melalui permainan tradisional (kaulinan barudak), latihan kesenian, baik seni rakyat maupun seni modern, kelompok belajar, sepeda santai, ngabungbang (summer camp), dll. Permainan tradisional (Kaulinan barudak) memiliki potensi untuk menumbuhkan nilai-nilai kesetiakawanan sosial, spontanitas, dan responsibilitas.
Potensi yang dimiliki oleh kesenian rakyat adalah kecintaan terhadap warisan budaya leluhur dan nilai-nilai yang dikandungnya, sedangkan kesenian modern mengenalkan pada kultur luar sebagai cerminan dan toleransi budaya yang lebih luas. Kegiatan sepeda santai menjadi media untuk merangsang pertumbuhan fisik anak-anak, menjaga kebugaran, sekaligus mengenali lingkungan sekitar.
Sementara kelompok belajar adalah media penyegaran dalam mendalami materi pelajaran di sekolah dengan suasana yang lebih rileks, dan kegiatan ngabungbang yang dilakukan dalam menyambut bulan purnama adalah wahana untuk mensyukuri dan merenungi alam sebagai ciptaan Yang Maha Kuasa sekaligus sebagai ruang untuk melangsungkan pertunjukan dan kaulinan yang telah dilatihkan.
Seluruh materi kegiatan di Pakalangan Bojong Tanjung (PBT) pada akhirnya bermuara pada pendidikan dan pengembangan karakter anak-anak.
Kesenian, kaulinan barudak, ngabungbang, sepeda santai, dan kelompok belajar adalah sarana untuk menyampaikan nilai-nilai pada anak melalui kegiatan riil untuk melengkapi kegiatan belajar mereka di sekolah-sekolah formal maupun madrasah. Dalam setiap kegiatan yang dilakukan tidak terlepas dari pendidikan seni untuk menyelami kehidupan dengan cara yang sederhana, karena kami percaya pada pernyataan TS Eliot, seorang sastrawan dunia yang mengatakan bahwa, “fungsi dari semua seni adalah untuk memberi kepada kita pemahaman atas suatu nilai (makna) dalam hidup, dengan memberi tekanan nilai itu dalam seni”.
II. TUJUAN
Pakalangan Bojong Tanjung dibentuk secara swadaya oleh beberapa orang dari kalangan penggiat seni, akademisi seni, dan tokoh masyarakat yang peduli terhadap antusiasme anak-anak di kampung Bojong Tanjung namun tidak memiliki sarana dan prasarana yang memadai sebagai ruang ekspresi dan edukasi. Sementara ini PBT menempati lahan seluas 9 X 12 meter yang pada saat ini sedang dibangun panggung permanen untuk latihan, workshop, dan pementasan seni sisanya meminjam lahan milik tetangga yang berdekatan.
Pada saat ini pula sedang dalam proses pembangunan ruang perpustakaan dan alat peraga dengan area di seberangnya namun terpisah oleh lahan milik tetangga. Keberadaan PBT yang menjadi ruang bermain, berekspresi, dan belajar anak-anak tanpa memungut biaya sepeserpun dari peserta mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat sekitar, bahkan mereka sudah menunggu program kegiatan PBT untuk segmen usia remaja dan dewasa yang telah turut bergabung.
READMORE
Menari dan bernyanyi
Melukis hidup sejuta warna
Menari dan bernyanyi
Memberi warna dengan kuas cinta
Seringkali batin kita dipenuhi pertanyaan-pertanyaan menggelitik yang tak puas dengan suatu jawaban. “Siapa aku? Apa tujuan hidupku? dan Bagaimana kita menjalani hidup? Jawaban yang memuaskan secara batiniah dari pertanyaan-pertanyaan filosofis seperti itu tidaklah cukup dengan hanya menyodorkan sejumlah retorika. Apalagi jika pertanyaan-pertanyaan seperti itu dilontarkan secara polos dan lugu oleh anak-anak dengan bentuk dan struktur kalimat yang lebih sederhana.
Jawaban yang mereka perlukan bukanlah teori dan retorika yang jlimet, melainkan contoh-contoh dalam kehidupan yang riil dan sederhana. Menari, bernyanyi dan bermain adalah dunia yang mereka pahami, dunia yang penuh dengan keceriaan dan kehangatan untuk menumbuhkan optimisme dalam meraih sejuta impian. Metode seperti ini sebenarnya juga terukir dan terpahat dalam banyak kearifan lokal setiap suku bangsa, tak terkecuali suku Sunda. Sayangnya kearifan-kearifan lokal tersebut semakin hari semakin samar tertimbun sampah globalisasi, karena glamoritas materialnya telah lebih dulu menyilaukan mata kita sehingga spirit globalisasinya luput tertangkap secara ajeg.
Berpijak dari pemikiran tersebut, maka pada tahun 2010 dibentuklah kelompok bermain dan berlatih yang terus berkembang hingga pertengahan 2012 ini dibentuk “Pakalangan Bojong Tanjung” sebagai wahana untuk menggali dan menemukan kembali spirit dan tekstur dari pahatan-pahatan kearifan lokal Sunda. Pakalangan adalah kosakata bahasa Sunda yang bisa dimaknai dalam bahasa Indonesia sebagai area permainan atau adu ketangkasan.
Sedangkan Bojong Tanjung adalah nama kampung yang menunjuk pada letak geografis maupun kultural tempat pakalangan tersebut berada, yaitu di pinggir sungai Citarum. Dengan spirit di atas, Pakalangan Bojong Tanjung dibangun sebagai wahana untuk menggali dan menggumuli kearifan lokal budaya Sunda melalui permainan tradisional (kaulinan barudak), latihan kesenian, baik seni rakyat maupun seni modern, kelompok belajar, sepeda santai, ngabungbang (summer camp), dll. Permainan tradisional (Kaulinan barudak) memiliki potensi untuk menumbuhkan nilai-nilai kesetiakawanan sosial, spontanitas, dan responsibilitas.
Potensi yang dimiliki oleh kesenian rakyat adalah kecintaan terhadap warisan budaya leluhur dan nilai-nilai yang dikandungnya, sedangkan kesenian modern mengenalkan pada kultur luar sebagai cerminan dan toleransi budaya yang lebih luas. Kegiatan sepeda santai menjadi media untuk merangsang pertumbuhan fisik anak-anak, menjaga kebugaran, sekaligus mengenali lingkungan sekitar.
Sementara kelompok belajar adalah media penyegaran dalam mendalami materi pelajaran di sekolah dengan suasana yang lebih rileks, dan kegiatan ngabungbang yang dilakukan dalam menyambut bulan purnama adalah wahana untuk mensyukuri dan merenungi alam sebagai ciptaan Yang Maha Kuasa sekaligus sebagai ruang untuk melangsungkan pertunjukan dan kaulinan yang telah dilatihkan.
Seluruh materi kegiatan di Pakalangan Bojong Tanjung (PBT) pada akhirnya bermuara pada pendidikan dan pengembangan karakter anak-anak.
Kesenian, kaulinan barudak, ngabungbang, sepeda santai, dan kelompok belajar adalah sarana untuk menyampaikan nilai-nilai pada anak melalui kegiatan riil untuk melengkapi kegiatan belajar mereka di sekolah-sekolah formal maupun madrasah. Dalam setiap kegiatan yang dilakukan tidak terlepas dari pendidikan seni untuk menyelami kehidupan dengan cara yang sederhana, karena kami percaya pada pernyataan TS Eliot, seorang sastrawan dunia yang mengatakan bahwa, “fungsi dari semua seni adalah untuk memberi kepada kita pemahaman atas suatu nilai (makna) dalam hidup, dengan memberi tekanan nilai itu dalam seni”.
II. TUJUAN
Pakalangan Bojong Tanjung dibentuk secara swadaya oleh beberapa orang dari kalangan penggiat seni, akademisi seni, dan tokoh masyarakat yang peduli terhadap antusiasme anak-anak di kampung Bojong Tanjung namun tidak memiliki sarana dan prasarana yang memadai sebagai ruang ekspresi dan edukasi. Sementara ini PBT menempati lahan seluas 9 X 12 meter yang pada saat ini sedang dibangun panggung permanen untuk latihan, workshop, dan pementasan seni sisanya meminjam lahan milik tetangga yang berdekatan.
Pada saat ini pula sedang dalam proses pembangunan ruang perpustakaan dan alat peraga dengan area di seberangnya namun terpisah oleh lahan milik tetangga. Keberadaan PBT yang menjadi ruang bermain, berekspresi, dan belajar anak-anak tanpa memungut biaya sepeserpun dari peserta mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat sekitar, bahkan mereka sudah menunggu program kegiatan PBT untuk segmen usia remaja dan dewasa yang telah turut bergabung.
Lokasi:
Bandung, Indonesia
Langganan:
Postingan (Atom)



















